Selasa, 24 Juni 2014

Pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi Aku ?

Setiap kali bertemu dengamu aku selalu saja ingin berbincang banyak, ingin rasanya aku menceritakan semua pengalaman yang aku dapatkan dan aku juga ingin mendengar semua cerita tentang hidupmu. Tapi kenapa ? setiap kali bertemu denganmu aku jadi menciut aku takut mengajakmu berbicang. Sungguh canggung ! Semua tak lagi sama, kamu begitu santai. Pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi aku ? aku yang selalu saja terlihat ceria dihadapanmu tapi kenyataannya sakit, aku yang terlihat begitu santai tapi sebenarnya rindu, aku yang terlihat cuek tapi sesekali aku memperhatikanmu. Sadarkah kamu akan semua itu ?. Jujur begitu sulit aku lakukan, aku tertikan dan mulai kesakitan akan pukulan yang aku hadirkan.

Kalau boleh aku meminta, aku ingin sekali seperti dulu ketika kamu selalu saja mengelus kepalaku, melihat senyummu, mendengar suaramu yang merdu, duduk berdua denganmu, ketika aku marah akan tingkahmu yang aneh dan kamu selalu saja meminta maaf. Andaikan semuanya bisa terulang ? Tapi nyatanya ini hanya sebuah pengandaian.

Jujur aku bingung akan diriku sekarang ini. Aku tak tahu pasti perasaanku akan dirimu. Antara sayang, benci, hanya menganggap teman, dan jatuh cinta sepintas itu beda tipis. Aku tak bisa membedakan apa yang aku rasakan saat ini. Kalau aku pikir sebenarnya dirimu sudah dari dulu menghilang dari hatiku tapi kenangan tentangmu masih saja terukir indah. Seandainya kenangan itu hanya sebuat coretan balpoint pasti sudah dari dulu aku menghapusnya tapi nyatanya kenangan adalah ukiran yang sulit untuk dihapus karena kenangan akan kekal dalam jiwa kita.

Tuan, pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi aku ? aku ingin sekali seperti teman-teman yang lain yang bisa berbincang denganmu. Mereka dengan santainya bercanda tawa denganmu. Tapi aku ? aku selalu saja ingin mengajakmu bercerita tapi aku tak tahu akan aku mulai dari mana percakapan kita. Aku takut percakapan yang aku lontarkan hanya membuatmu bosan.

Aku tak pernah menyesal mengenalmu tapi yang aku sesalkan adalah perasaan ini ! kenapa aku harus jatuh cinta denganmu ? kenapa dulu aku tak bisa menahan perasaan ini ? kenapa aku harus membalas perasaanmu ?. Andaikan saja dulu aku mematikan perasaan ini, mungkin semuanya akan baik-baik saja, mungkin kita masih bisa akrab masih bisa bercanda dan masih bisa saling support

Tahu tidak aku selalu menantikan pertemuan kita ? karena aku sudah merencanakan semuanya, aku merencanakan kelak kita bertemu aku akan berbincang banyak denganmu. Tapi semuanya tak seperti yang aku khayalkan, aku tiba-tiba menciut  dan keberanianku untuk mengajakmu berbincang bahkan untuk sekadar menyapa mulai hilang dan denyut nadi ini seakan-akan melemah.

Tuan, jangan ke-GRan ! aku ingin mengajakmu berbincang karena aku ingin memulihkan hubungan kita sebelum pacaran. Aku sadar aku tak boleh berharap banyak denganmu. Bahkan harapanku akan sosokmu sudah punah karena aku lelah terus menerus seperti ini.

Pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi aku ? Berkali-kali sakit dan tak jarang nangis untuk melupakanmu tapi semuanya terasa sulit. Disaat aku menjatuhkan hatiku kepadamu kamu malah menghindariku. Pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi aku disaat perasaan ini terlanjur dalam kamu malah bersikap dingin denganmu. Sungguh menyakitkan !

Pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi aku ? TIDAK ! aku yakin kamu tak pernah membayangkan semuanya bahkan untuk menjadi temanmu sangat sulit. Tuan, jangan paksa aku untuk membencimu bahkan melupakanmu, jangan paksa aku bersikap seperti dirimu ! Tuan, kalau saat ini kamu bertanya tentang perasaanku, Aku tak tahu ! 

Tuan, aku bukanlah wanita yang cukup sabar dan mudah ikhlas melupakanmu. BUKAN ! jadi jangan lakukan itu kepadaku, aku sadar kita memang tidak bisa dipersatukan layaknya sepasang kekasih lagi. Tapi yang aku harapkan adalah kita dipersatukan untuk menjadi sahabat yang saling support selalu ada saat suka dan duka. Tapi nyatanya kamu hanya hadir disaat kamu membutuhkanku. Setelah itu ? kamu menghilang !

Tuan, aku pernah berpikir untuk tetap menjaga hatiku untukmu bahkan dulu itu selalu jadi mimpiku, sekarang aku lelah terus menerus seperti ini tak ada tanda akan hadirnya sosokmu seperti dulu. Aku mundur dan membiarkan perasaan ini pergi jauh dariku walaupun belum ada sosok pengganti dirimu....Aku yakin bisa ! Kamu saja bisa seperti ini, kenapa aku tidak ? jangan beranggapan ini balas dendam, aku hanya ingin pergi aku lelah aku ingin merenggangkan hatiku sejenak akan sosokmu tapi tidak mencari orang lain karena itu bukan cara yang baik.

Tuan, mungkin ini memang rencanamu membuatku tak lagi mencintaim. Aku akui kamu BERHASIL  karena sudah terbiasa tanpamu dan perasaan yang dulunya 100% kini berubah dan bahkan tiap saat menurun . Aku bisa buktikan ketika kamu sms, biasanya aku begitu senang tapi sekarang biasa saja. tak ada yang membuatku berteriak kegirangan !. Tuan, memang perasaan ini belum sepenuhnya menghilang karena sebagian hatiku masih terselip dalam jiwamu. Jujur, aku masih sering merindukanmu !

Tuan, Maafkan aku ! Aku masih sering memimpikanmu. aku telah berusaha untuk tidak menghadirkanmu dalam mimpiku tapi semuanya muncul begitu saja. Pernahkah kamu bayangkan rasanya jadi aku ? aku hanya bisa melihat sosok nyatamu dalam mimpiku dan aku hanya bisa bercakap denganmu dalam mimpi

Tuan, tulisanku ini jangan terlalu dianggap serius, ini hanya sekadar hobi mengisi waktu luang sebelum kuliah. Tuan, aku berharap Allah selalu mempertemukan kita sehingga aku bisa memulihkan semuanya seperti sebelum kita pacaran dulu. Kalau aku boleh meminta lagi, aku mau jadi sahabatmu, aku mau kamu seperti dulu yang selalu ada disaat aku membutuhkanmu, aku mau rasa canggung ini lenyap dan besarnya rasa gengsi dan ego ini menghilang sehingga aku dengan mudahnya mengajakmu berbincang. Aku tak berharap banyak, aku hanya ingin seperti dulu lagi !

Senin, 09 Juni 2014

Catatan Hatiku

Waktu terus saja bergulir, silih berganti terus berganti hingga suatu saat nanti menemukan titik kesuksesan yang selama ini masih menjadi tanda tanya dalam hidupku. Suatu saat menemukan sosokmu kembali hadir dalam setiap langkah kakiku, sampai saat ini aku selalu saja ingin menghapus sosokmu yang kini mulai berubah menjadi abstrak tapi seketika perasaan itu diselimuti oleh kerasnya dirimu yang selalu saja hadir tiba-tiba dalam setiap hembusan nafasku, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan, aku takut salah mengambil keputusan sungguh aku takut akan semua keputusan yang aku buat. Aku terus saja bertanya pada diriku sendiri tapi jawaban yang aku dapatkan tidak betul-betul membuatku yakin akan semuanya. Aku ingin menangis tapi air mata ini terus saja tertahan, terus tertahan dan hanya membuatku semakin sakit.

Mungkin ini yang dikatakan oleh orang-orang ketika kamu jatuh cinta jangan dibawa serius, bawa enjoy saja karena akhirnya hanya akan membuatmu sakit ! Awalnya aku sempat berpikir demikian tapi seiring berjalannya waktu aku terus terbawa dan hanyut akan sosokmu yang selalu saja mengukir kisah manis dalam hidupku. Aku mulai menanggapi dengan serius dan memulai semuanya dengan hati tapi ujung-ujungnya hanya menyisakan kenangan yang sesekali membuatku sakit.

Hujan malam ini membawaku menulis kembali akan sosokmu yang kini menjadi abstrak dalam hidupku. Setetes air hujan yang turun dari langit membuatku teringat kembali akan dirimu. Aku tak bisa memungkiri bahwa sebenarnya aku masih sayang sama kamu. Sungguh aku tidak bisa memungkiri hal itu, aku masih sayang kamu walaupun aku tidak tahu perasaanmu yang sebenarnya akan sosok diriku ini.Setiap tetesan air hujan ini membuatku teringat kembali sosokmu yang dulunya selalu saja bermain gitar dan menyanyikanku sebuah lagu. Sungguh moment yang sulit aku lupakan.

Aku tak paham akan semua pemikiranmu. sungguh aku tak memahami apa yang kamu rencanakan dibalik sikapmu sekarang ini ? Aku terus bertanya dan tak sering pula aku curhat dengan sahabatku akan sosok dirimu tapi lagi dan lagi jawaban mereka tidak betul-betul meyakinkanku.

Kemanakah dirimu yang dulunya nyata ? kenapa dirimu harus berubah menjadi abstrak ? kenapa kamu harus seperti ini ? apakah ini hanya perasaanku saja ? apakah aku harus menjauh juga ? ataukah aku yang selalu saja mengganggumu ? apakah aku harus mencari sosok penggantimu sementara hati ini masih saja kekal dalam jiwamu ?. Semua pertanyaan ini belum menemukan jawaban yang pasti !

Jujur sesekali aku cemburu ketika melihat komentar-komentarmu di facebook dengan teman-teman lainnya. Aku sakit, aku rapuh ketika melihat kedekatan kalian sementara aku ? sepertinya kamu tidak menganggapku lagi. Aku seperti hanya menjadi bayang-bayang mereka, tidak pernah terlihat olehmu. Mungkin bagimu ini terlalu berlebihan tapi bagiku di blog inilah aku bisa mencurahkan semua perasaanku. Setidaknya setelah aku menulis di blog ini, aku mulai lega akan semuanya dan aku yakin suatu saat kamu akan membacanya dan mengerti sedikit perasaanku bahwa aku masih sayang sama kamu.

Kamu berubah, kamu menghilang. Terkadang aku mau seperti kamu yang begitu mudah melupakan semuanya, begitu mudah berubah bahkan kamu seperti tidak pernah ada hubungan spesial denganku. Aku ingin belajar menjadi sosok dirimu yang begitu mudah melupakan semuanya. 

Aku selalu saja berharap setelah aku bangun dari lelapnya tidurku, aku amnesia akan dirimu (Just about you) sehingga aku bisa memulihkan hubungan kita sebelum pacaran. Hubungan yang sangat dekat dan kamu selalu saja membuatku tertawa akan tingkahmu yang aneh. Aku ingin mengulang semuanya aku ingin memulihkan semuanya. Sehingga tidak ada lagi perasaan canggung yang kita rasakan. 

Aku bukan orang yang bisa membaca pikiranmu yang selalu saja paham apa yang kamu pikirkan. Aku tidak bisa memahami semuanya tanpa penjelasan yang pasti. Tapi biarlah aku akan terus menjalani semua ini walaupun sesekali sosokmu hadir kembali tapi aku yakin suatu saat perasaanku ini akan hilang dengan sendirinya.


Selasa, 20 Mei 2014

Paham :)

Hari ini, hari yang sangat menggembirakan tanggal 20 Mei 2014 semua siswa (i) SMKN 1 PINRANG bersorak LULUS ! Alhamdulillah bisa lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Finally !.

Hari ini, harus bertemu lagi dengan dirinya yang sempat aku pikir tidak bakalan menghadiri acara penentuan ini, tapi semuanya berbanding terbalik. Seperti akhir-akhir ini, dia masih saja cuek. kami tidak pernah berbincang lama, hanya sekedar menyapa. Aku masih saja bingung kenapa dirinya tiba-tiba berubah seperti itu ? but semuanya terjawab hari ini juga, walaupun semuanya ini hanya prediksi temanku saja. Tapi, setelah aku pikir-pikir sepertinya prediksi itu benar. 

Dia bersikap seperti ini denganku agar aku bisa fokus kuliah, agar aku bisa berprestasi lagi di Universitasku nanti ! InsyaAllah. Kalau memang begitu, dia begitu baik dan bahkan sangat baik memikirkan kebaikanku. Ok baiklah aku janji aku bakalan membuktikan semuanya, aku bakalan membuat orang tuaku bangga akan prestasiku dan juga akan membuatmu bangga akan semua prestasi yang aku dapatkan. AKU JANJI aku bakalan fokus kuliah ! aku tidak bakalan main-main lagi. Akhirnya aku tahu semuanya ! terima kasih atas kebaikanmu. terima kasih.

Satu hal yang harus kamu tahu, aku sayang kamu dan kalau memang pikiranmu seperti itu, aku bakalan buktikan semuanya ! AKU BERJANJI PADA DIRIKU SENDIRI. aku bakalan fokus kuliah, 5 tahun kemudian, aku janji kamu bakalan dengar kabar baik tentangku kalau aku sudah sukses. Aamiin InsyaAllah. Terima kasih :)

Tanggal 28 bulan ini pengumuman bidik misi akan keluar. Ya Allah aku berharap bisa lulus aku mohon ya Allah :), aku janji ya Allah kalau aku lulus bidik misi aku tidak akan menyia-nyiakan semuanya ! AKU JANJI !. Kamu, iya kamu doakan aku yah :). 

Sabtu, 17 Mei 2014

Tak Mudah Mematikan perasaan ini

Hal yang kupikirkan saat ini adalah melupakan sosokmu yang tiba-tiba menghilang tanpa alasan yang tidak begitu pasti. Tapi, hal yang aku temukan begitu sulit mematikan perasaanku akan dirimu. Bagaimana mungkin aku bisa menghapus namamu sementara kenangan manis akan dirimu masih saja terukir indah. Aku mulai membiasakan diri tanpamu tapi sepintas namamu terus terlintas dalam pikiranku, Entah apa yang terjadi denganku, berkali-kali kau sakiti tapi diriku begitu sulit melupakanmu, Sungguh !

Bagaimana mungkin aku begitu mudah melupakanmu sementara rentetan bulan telah kita lalu bersama dan tak jarang kamu melakukan hal manis dalam beberapa peristiwa. Mengukir kenangan bagaikan seniman pahat yang begitu ahli. 

Hampir sebulan ini, tak ada lagi dirimu yang begitu hangat kini kita mulai banyak diam. Aku berusaha menyibukkan diriku agar aku tidak lagi mengingat tentangmu tapi rasanya aku ditikam oleh diriku sendiri, aku tersiksa ! Sebenarnya apa yang telah aku perbuat ? sepertinya kamu menghindariku. Pesan singkat yang kamu kirimkan membuatku sedikit menyadari hal itu, sulit rasanya aku terima kenyataan ini karena sejujurnya aku masih sayang kamu. Tidakkah kamu seperti ini juga ?

Sungguh tak mudah kumatikan perasaan ini sungguh ! berbagai cara telah aku coba untuk melupakan sosokmu tapi dirimu masih terus hadir dalam setiap detiiknya. OH NO ! aku mencoba berlari jauh sehingga aku merasakan udara segar tanpa dirimu walaupun kamu tak pernah menjekikku perasaan ini mulai menghilang tapi seketika muncul kembali, semuanya sulit aku pahami, sulit aku tebak aku ingin menjauh tapi semuanya mengikutiku, mengikuti setiap langkah kakiku dan kini perasaan itu muncul kembali menyelimutiku.

Hal yang tak aku pahami tiba-tiba muncul kembali yang membawaku untuk menulis kembali tentangmu, jujur aku merindukan dirimu yang dulu yang selalu saja mengukir kisah sederhana tapi begitu manis tapi sepertinya semuanya terbawa oleh derasnya aliran yang tak aku pahami wujudnya. Sungguh aku mulai bertanya-tanya akan semua ini, tapi tak sedikitpun orang yang bisa membuatku betul-betul mengerti -_- !
Sungguh aku merindukan sosokmu :)

Senin, 12 Mei 2014

Scary

Entah apa yang terjadi denganmu kamu menghilang beberapa derajat dariku. Menghilang tanpa kabar, tidak pernah telpon, sms dan bahkan chatku tidak kamu balas. Ataukah kamu begitu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk sekadar menanyakan kabar atau mengucap kalimat tersingkat "HY" ataukah aku yang terlalu lugu selalu saja mau tahu kabarmu, mengganggu ketenanganmu ? 

Dirimu kini, menghilang terbawa arus dan bahkan tenggelam oleh derasnya ombak dan mungkin telah tertelan oleh Hiu dan kini menemukan arus baru dalam hidupmu. semuanya mungkin telah kamu lupakan, melupakan semuanya tapi harus sampai beginikah ? Hal yang paling aku takutkan kini terulang kembali tapi dari semua ini banyak hikmah yang aku dapatkan mulai dari positif thinking, lebih dewasa dan ikhlas. Semuanya terasa lebih nyaman ketika aku terdiam sejenak menemukan titik terbaik, curhat dengan Allah dan kemudian tersenyum. Aku mulai tahu dan belajar menjadi tahu akan sosok dirimu yang kini menghilang tanpa alasan yang pasti.

Tahukah kamu, beberapa hari yang lalu aku ulang tahun. 2 Mei adalah hari yang spesial buatku selain hari pendidikan 2 Mei merupakan hari ulang tahunku, aku sempat berharap di tanggal itu kamu adalah orang pertama yang mengucapkan Happy Birthday tapi itu hanya angan-anganku nyatanya sampai saat ini kalimat itu belum juga terucap dari dirimu but Everything is gonna be alright semuanya akan baik-baik saja. kalimat itulah yang selalu saja terlintas dipikiranku yang membuatku lebih ikhlas dan positif thinking akan semua hal ini. 

Sosok yang dulunya nyata dalam penglihatanku kini berubah menjadi abstrak begitu sulit untuk di sentuh tapi begitu kuat untuk dirasakan. Kini, kamu seperti angin yang berlalu sekadar berlalu tidak menyegarkan dalam suasana panas. Semuanya berubah menjadi debu dalam memoriku bahkan kamu mulai lapuk oleh kerasnya putaran waktu. Aku terdiam dan beberapa saat aku terus mengulanginya terdiam dan merasakan sosokmu hadir kembali dalam setiap putaran waktu tapi semuanya hanyalah sebuah angan yang tidak akan pernah menjadi kenyataan, angan yang hanya menghipnotis pikiranku akan dirimu yang nyatanya telah berubah tanpa kalimat apapun. Aku yang mulai dewasa, kini belajar memahami semuanya dan belajar membiasakan diri menerima semua yang terjadi karena aku yakin Allah telah menyiapkan sesuatu yang baik, Allah menciptakan masalah disertai dengan penyelesaian dan kini aku menemukan semua jawaban itu Bahwa Ikhlas adalah kunci dari semuanya. :)

Sabtu, 12 April 2014

Lulus UN 2014. aamiin :)

Ujian Nasional, akhirnya waktu ini tiba juga. besok adalah hari pertama aku mengikuti UN 2014. Bismillah semoga aku bisa menjawab semua soal-soal tersebut dan mendapat nilai yang memuaskan. Aamiin Ya Rab :). Minggu ini adalah minggu tenang, yah betul-betul aku minggu tenang, santai minta ampun. hehe bukannya sombong atau terlalu percaya diri cuma UN itu tidak usah dibawa stress nanti ujung-ujungnya nerveous dan susah jawab soal. Aku pikir sekarang itu saatnya refresh otak supaya semua yang telah dipelajari muncul semua pada saat jawab soal, berharap seperti itu. semoga Ya Allah :). Aku berharap tahun ini siswa SMKN 1 PINRANG Lulus 100 %. aamiin

Waktu begitu singkat rasanya baru kemarin aku mengenakan seragam putih abu-abu dan kini sudah diujung tanduk, besok akan mengikuti UN dengan 20 paket soal. dalam satu kelas tidak ada soal yang sama. so pasti harus berjuang sendiri menjawab soal. Tapi aku yakin, aku bisa menjawab soal tersebut dan lulus dengan nilai yang memuaskan :). aku berharap semoga besok berjalan lancar dan soal yang aku dapat mudah. aamiin :) Bersambung dulu yah karena ada teman yang datang belajar :)

Selasa, 08 April 2014

Akhir dari segalanya ! :'(

Kisah ini memang begitu sulit, menyakitkan. Sakit sekali ! ini adalah hal yang paling menyakitkan yang telah kau ukir dalam hatiku. Jatuh Cinta memang menyakitkan. Ya Allah, mungkin ini caramu menunjukkan bahwa dia memang bukan yang terbaik untukku. Makasih Ya Allah :), tapi jujur aku masih begitu sayang kepadanya, tapi ? ya sudahlah waktu telah menjawab semuanya. Mungkin ini terakhir kalinya kamu bisa mengajakku berbicara lagi. Aku begitu rapuh, sakit, dan kecewa akan dirimu.

Hadiah yang aku berikan kepadamu sebagai kado ulang tahunmu, kamu kembalikan ? semudah itukah ? kenapa kamu seperti ini ? sikapmu yang seperti itu sama saja kamu tidak menghargai pemberianku, kalau memang kamu tidak menyukainya, buang saja atau berikan saja kepada temanmu tanpa sepengetahuanku. Tolong, jangan seperti ini, kamu mengembalikan semuanya :'(. Cincin yang kau berikan kepadaku, masih aku simpan dan aku berusaha menjaganya. tapi kamu ? ya sudahlah kalau itu memang maumu. Aku berhenti saja, cukup sampai disini, caramu tadi begitu menyakitiku. Jujur, baru kali ini, aku sakit hati seperti ini. sakit sekaaaaaaaaaaaallllllliiiiiiiiiii !

Sepertinya, aku harus betul-betul melupakanmu. Menghapus namamu yang tersimpan dalam box cintaku dan menghancurkan dirimu yang sudah kekal dihatiku serta aku tidak mau lagi mengenal dirimu. Lupakan semua kenangan kita ! menutup semua ceritaku tentangmu yang akhirnya hanya berujung sakit hati. Lagi dan lagi semuanya berujung sakit hati. OH GOD :'(

God, aku ingin ke suatu tempat yang tidak ada kehidupan didalamnya, aku ingin menangis sekencang-kencangnya, disana aku ingin menghapus semua kisahku tentang dirinya dan aku ingin menghapus memoriku tentang dirinya. Adakah tempat seperti itu ? Aku betul-betul membutuhkan pundak seseorang untuk menangis. Aku tidak kuat lagi Ya Allah :'(. Andaikan aku tahu, kalau akhirnya hanya seperti ini, aku tidak akan jatuh cinta, ini terlalu sakit bagiku :'(. Seandainya aku tidak pernah tahu perasaanmu, semuanya pasti baik-baik saja ! but, sudahlah rid, mungkin Allah telah menyiapkan yang lebih baik dari dia, ambil hikmahnya sajalah. 

Terima kasih telah hadir disetiap hari-hariku. dulu, kamu selalu saja membuatku tersenyum tapi kali ini kamu membuat semuanya menjadi hujan lebat yang tiba-tiba menghalangiku dan hanya mengurung diri dikamar !. Banyak hal yang dapat aku petik dari seseorang sepertimu. Ternyata cinta hanya seperti ini, menyakitkan. sungguh menyakitkan !
Aku berusaha menemukan titik ternyaman itu, tapi air mata ini, terus saja mengalir menghiasi wajahku :'(. Aku harap ini terakhir kalinya aku menangis karenamu. Aku ingin menghapus semuanya sehingga kamu tidak bisa masuk dalam hatiku lagi. Cukup sampai disini saja ! Tidak usah ingat-ingat aku lagi ! Tapi, aku yakin, kelak kamu akan menyesal akan semua ini. Aku harap kamu menemukan sosok pengganti diriku yang lebih baik dariku. sosok yang tidak pernah membuatmu pusing lagi, sosok yang tidak suka ngambek dan sosok yang tidak cuek seperti diriku. Semoga kamu temukan seseorang seperti yang kamu harapkan. 

Jujur, kenapa kamu harus seperti ini ? disaat waktu kebersamaan mulai kehilangan rongga ? hanya tersisa bebarapa hari lagi aku dan kamu akan menghadapi UN, dan setelah itu, kita akan berpisah. tapi, kenapa disaat akhir kebersamaan semuanya seperti ini ? Ya sudahlah tidak ada lagi yang perlu disesali. Cukup sampai disini sajalah ! Everything is gonna be alright :),  tapi, aku masih belum ikhlas melupakanmu. tapi ? dilain sisi aku harus melupakanmu. HARUS ! PASTI BISA ! Rid, diluar sana masih banyak yang lebih baik dari dirinya, masih banyak yang yang lebih bisa menghargai pemberianmu serta masih banyak yang lebih sayang kepadamu, so stay strong rid !. Lagian cowok seperti itu, hanya membuatmu bingung dan pusing saja ! Sekarang saatnya fokus kembali  :). kalau begini, aku lebih memilih dijodohkan jadi tidak usah pusing jatuh cinta dan akhirnya sakit hati. Sekarang, aku sudah menemukan titik terbaiknya, OK FIX saatnya menghapus semuanya dan fokus belajar dulu, lupakan soal cinta, lupakan soal pacaran. InsyaAllah akan tiba masa dimana aku bisa pacaran dan merasakan jatuh cinta lagi, tapi tidak untuk saat ini mungkin aku akan merasakan hal itu lagi kalau aku sudah sukses. uyeee single happy :). bye-bye masa jatuh cinta, bye-bye masa pacaran dan selamat datang kembali ilmu yang masih perlu diperdalam. saatnya fokus belajar :). InsyaAllah, awali lembaran baru ini dengan "Bismillahirahmanirahim".


Bye~kamu
*Sekarang sosok Asrida kembali lagi bergelut dan fokus belajar, kembali seperti dulu. Belajar, belajar dan belajar tanpa harus memikirkan hal yang tidak penting ! yang terpenting adalah belajar !