Entah apa yang terjadi denganmu kamu menghilang beberapa derajat dariku. Menghilang tanpa kabar, tidak pernah telpon, sms dan bahkan chatku tidak kamu balas. Ataukah kamu begitu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk sekadar menanyakan kabar atau mengucap kalimat tersingkat "HY" ataukah aku yang terlalu lugu selalu saja mau tahu kabarmu, mengganggu ketenanganmu ?
Dirimu kini, menghilang terbawa arus dan bahkan tenggelam oleh derasnya ombak dan mungkin telah tertelan oleh Hiu dan kini menemukan arus baru dalam hidupmu. semuanya mungkin telah kamu lupakan, melupakan semuanya tapi harus sampai beginikah ? Hal yang paling aku takutkan kini terulang kembali tapi dari semua ini banyak hikmah yang aku dapatkan mulai dari positif thinking, lebih dewasa dan ikhlas. Semuanya terasa lebih nyaman ketika aku terdiam sejenak menemukan titik terbaik, curhat dengan Allah dan kemudian tersenyum. Aku mulai tahu dan belajar menjadi tahu akan sosok dirimu yang kini menghilang tanpa alasan yang pasti.
Tahukah kamu, beberapa hari yang lalu aku ulang tahun. 2 Mei adalah hari yang spesial buatku selain hari pendidikan 2 Mei merupakan hari ulang tahunku, aku sempat berharap di tanggal itu kamu adalah orang pertama yang mengucapkan Happy Birthday tapi itu hanya angan-anganku nyatanya sampai saat ini kalimat itu belum juga terucap dari dirimu but Everything is gonna be alright semuanya akan baik-baik saja. kalimat itulah yang selalu saja terlintas dipikiranku yang membuatku lebih ikhlas dan positif thinking akan semua hal ini.
Sosok yang dulunya nyata dalam penglihatanku kini berubah menjadi abstrak begitu sulit untuk di sentuh tapi begitu kuat untuk dirasakan. Kini, kamu seperti angin yang berlalu sekadar berlalu tidak menyegarkan dalam suasana panas. Semuanya berubah menjadi debu dalam memoriku bahkan kamu mulai lapuk oleh kerasnya putaran waktu. Aku terdiam dan beberapa saat aku terus mengulanginya terdiam dan merasakan sosokmu hadir kembali dalam setiap putaran waktu tapi semuanya hanyalah sebuah angan yang tidak akan pernah menjadi kenyataan, angan yang hanya menghipnotis pikiranku akan dirimu yang nyatanya telah berubah tanpa kalimat apapun. Aku yang mulai dewasa, kini belajar memahami semuanya dan belajar membiasakan diri menerima semua yang terjadi karena aku yakin Allah telah menyiapkan sesuatu yang baik, Allah menciptakan masalah disertai dengan penyelesaian dan kini aku menemukan semua jawaban itu Bahwa Ikhlas adalah kunci dari semuanya. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar